/* */ 13 Pilkada 2018 Dengan Calon Tunggal

13 Pilkada 2018 Dengan Calon Tunggal

Advertisement
Advertisement

Pada 12 Februari 2018 yang kemudian Komisi Pemilihan Umum/Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia yang turut menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak telah melaksanakan penetapan pasangan calon (paslon) penerima Pilkada Serentak 2018. Akan tetapi tidak semua tempat penyelenggara pilkada mempunyai pasangan calon lebih dari satu paslon, berdasarkan data per 20 Februari 2018, ada 13 tempat pemilihan dengan paslon tunggal. Jumlah ini bertambah dari seminggu sebelumnya sebanyak 10 daerah.

Selain itu, masih ada satu tempat berpotensi menambah jumlah paslon tunggal yaitu Kabupaten Kapuas. Dari 171 tempat yang menggelar Pilkada Serentak 2018, sebanyak 169 diantaranya telah melaksanakan penetapan paslon. Sedangkan dua tempat belum melaksanakan penetapan, yaitu Papua dan Pinrang.

Nah, berikut ini yaitu 13 tempat dengan pasangan calon tunggal di pilkada 2018:
1. Kota Prabumulih: Ridho Yahya-Andriansyah Fikri (Diusung PKPI, PBB, PPP, PAN, Demokrat, Hanura, PKB, Nasdem, PDI-P, Golkar)
2. Kabupaten Padang Lawas Utara: Andar Amin Harahap-Hariro Harahap (Diusung PAN, PKB, Demokrat, PKPI, PBB, PPP, Hanura, PDI-P, Nasdem, Gerindra, Golkar)
3. Kabupaten Tapin: Muhammad Arifin Arpan-Syafrudin Noor (Diusung PAN, PKS, PPP, Gerindra, Demokrat, PDI-P, PKB, Golkar)
4. Kabupaten Mamasa: Ramlan Badawi-Marthinus Tiranda (Diusung PBB, PAN, PPP, PKPI, PKS, Nasdem, Golkar, PDI-P, PKB, Demokrat)
5. Kabupaten Tangerang: Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli (Diusung Gerindra, PKPI, PBB, Hanura, PPP, PAN, Golkar, PDI-P, PKS, PKB, Nasdem, Demokrat)
6. Kota Tangerang: Arief Wismansyah-Sachrudin (Diusung PDI-P, Nasdem, PKB, Hanura, PAN, PPP, PKS, Gerindra, Demokrat, Golkar)
7. Kabupaten Jayawijaya: Jhon Richard Banua-Marthin Yogobi (Diusung PBB, PKS, PAN, Hanura, PDI-P, PKB, Golkar, Demokrat, Nasdem, PKPI)
8. Kabupaten Pasuruan: Mohammad Irsyad Yusuf-Mujib Imron (Diusung Hanura, Demokrat, PPP, PKS, PDI-P, Nasdem, Gerindra, PKB, Golkar)
9. Kabupaten Minahasa Tenggara: James Sumendap-Jesaja Jocke Oscar Legi (Diusung Demokrat, Hanura, PAN, PPP, Golkar, Gerindra, PKPI, PDI-P)
10. Kabupaten Enrekang: Muslimin Bando-Asman (Diusung Hanura, PDI-P, Nasdem, Gerindra, Demokrat, PAN, Golkar)
11. Kabupaten Lebak: Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi (Diusung PDI-P, Gerindra, PKS, PKB, Hanura, Nasdem, Golkar, PAN, PPP, dan Demokrat)
12. Kabupaten Deli Serdang: Ashari Tambunan-Ali Yusuf Siregar (Diusung Golkar, PDIP, PAN, PKS, PKB, PKPI, Hanura, Demokrat, PPP, Gerindra dan NasDem)
13. Kabupaten Mamberamo Tengah: Ricky Ham Pagawak-Yonas Kenelak (Diusung Demokrat, PKS, PDIP, Gerindra, PAN, dan PBB).

Seperti kita ketahui, dalam sistem demokrasi kini ini, meskipun di beberapa tempat hanya terdapat satu pasangan calon atau calon tunggal, namun pelaksanaan pilkada tetap harus dilangsungkan. Mekanismenya yaitu Pasangan calon tunggal tersebut akan dilawankan dengan kotak kosong.



Advertisement